Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp89,5 triliun guna mempercepat program revitalisasi 60 ribu sekolah di seluruh Indonesia.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari prioritas nasional untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui perbaikan sarana dan prasarana sekolah. Banyak sekolah di berbagai daerah masih mengalami kerusakan, sehingga membutuhkan penanganan segera.

Sebelumnya, pada tahun 2025 pemerintah telah berhasil merevitalisasi lebih dari 16 ribu satuan pendidikan. Untuk tahun 2026, sekitar 11 ribu sekolah telah dialokasikan dalam APBN, sementara tambahan 60 ribu sekolah masih menunggu persetujuan anggaran.

Jika usulan tambahan dana tersebut disetujui, maka total sekolah yang akan direvitalisasi pada 2026 diperkirakan mencapai lebih dari 71 ribu unit di seluruh Indonesia.

Program revitalisasi ini direncanakan menggunakan skema swakelola oleh masing-masing sekolah. Selain mempercepat proses pembangunan, langkah ini juga diharapkan dapat mendorong perekonomian lokal karena melibatkan tenaga kerja dan material dari daerah setempat.

Pemerintah menargetkan seluruh sekolah di Indonesia dapat diperbaiki secara bertahap hingga tahun 2029, sehingga tidak ada lagi fasilitas pendidikan yang tidak layak digunakan.


Post: Admin